Tampilkan postingan dengan label Heboh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Heboh. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 Oktober 2018
Kamis, 20 September 2018
Sabtu, 31 Maret 2018
Minggu, 26 November 2017
Senin, 14 Agustus 2017
Rabu, 02 Agustus 2017
Senin, 17 Juli 2017
Kamis, 06 Juli 2017
Jumat, 30 Juni 2017
Jumat, 21 April 2017
Selasa, 28 Maret 2017
Minggu, 26 Maret 2017
Sabtu, 25 Maret 2017
Dikira Pelaku Penculikan Anak, Orang Gila di Sampang Dihajar Warga
Khabaruna, Sampang - Isu penculikan anak memakan korban. Seorang pemuda dihajar warga hingga berdarah-darah, karena dianggap akan melakukan penculikan terhadap anak sekolah dasar (SD) di Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura. Padahal, pemuda tersebut gila dan bukan penculik anak.
Sabtu, 18 Maret 2017
Isu Penculikan Anak di Bangkalan, Polisi Tenangkan Warga
Khabaruna, Bangkalan - Dekan Fakultas Teknik Universitas Islam Madura Achmat Muhsi khawatir bukan kepalang. Di Facebook, riuh mengenai penangkapan As’ari, yang tak lain adalah adiknya. As’ari, yang tinggal di Pamekasan, disangka penculik anak saat tengah duduk-duduk di sekitar SMP 1 Guluk-guluk—sekitar 30 kilometer dari Pamekasan. As’ari pun diserahkan ke Polsek Guluk-guluk.
Kamis, 16 Februari 2017
Hebat...! Bola Lampu Ini Menyala 116 Tahun Sejak 1901
![]() |
| Lampu Centennial Light ini berhasil menyala 116 tahun sejak 1901 (Foto : centennialbulb.org) |
Khabaruna - Bola lampu menjadi sebuah hal yang kini ketinggalan zaman dibanding dengan teknologi lampu LED. Tapi kekuatan bola lampu ini mampu menghalahkan teknologi lampu apapun, karena berhasil menyala selama 116 tahun. Seperti yang dirilis dari Wikipedia.com, Rabu (15/2/2017).
Jumat, 02 Desember 2016
Minggu, 23 Oktober 2016
Kamis, 06 Oktober 2016
Selasa, 04 Oktober 2016
Mengapa Fenomena Dimas Kanjeng Muncul?
Khabaruna - Wakil ketua komisi VIII DPR Sodik Mudjahid menilai kasus seperti Dimas Kanjeng Taat Pribadi sudah sangat sering terjadi dalam perjalanan bangsa dan masyarakat Indonesia sejak zaman orde lama, orde baru maupun orde reformasi. Beberapa contoh antara lain kasus bayi ajaib yang bisa memberi fatwa zaman Prof Hamka, kasus Ongkowijoyo yang menggalang dana, kasus batu anak ajaib, dan kasus nabi palsu Mozadegh Al Fatar.
Langganan:
Postingan (Atom)

:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1781531/original/094276900_1511624817-IMG-20171124-WA0087.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1665491/original/098287000_1501583392-HUT-RI-7.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1546210/original/003300000_1490334737-awan_3.jpg)





